Wednesday, July 5

Kenangan hanyala tinggal kenangan

'Kenangan pahit yg sukar untuk aku lupakan...Pahit bak hempedu...Sukar hendak ditelan..Walaupun luka hilang, namun parut tetap ada...'

Aku terlalu merinduimu walaupun engkau telah lama menutup pintu hatimu
Tanpaku sedari airmataku mengalir tanpa berhenti
Aku membaca surat-surat itu berulang kali semoga masa akan kembali seperti tiga tahun yg lepas
Namun, aku tahu ia tak akan terjadi
Aku sedih dan bingung, mengapa ia terjadi
Kenangan kami bersama masih bermain-main di ruang mindaku
Setiap corok, setiap langkah
Aku pasti ternampak sesuatu yg membuatku teringatkannya kembali

Setiap kali aku teringatkanmu aku menangis
Tidak tahu ke mana dan siapa harus aku mengadu lagi
Kerana mereka akan berkata usah ingatkan orang sepertinya lagi
Sepuluh tahun bersahabat bukannya mudah untukku melupakan segalanya
Apakah harus ku buat?

Setiap kali aku menapak kaki ku di tanah asal
Setiap kali itula aku teringatkanmu
Tanpa arah tujuan
Tanpa memberi jawapan, engkau menghalauku pergi dari hidupmu
Sampainya hatimu, membuatku begini
Begitu kejam sekali engkau menghina dan menghalau
Tetapi aku mengundur diri dengan penuh rasa kesedihan dan kesesalan
Aku menyesal mengapa aku dapat kawan yg telah menghancur hatiku sampai begitu
Sahabat karib yg aku ingat telah melalui suka dan duka bersama sejak kita berumur 13 tahun
Namun, kini, persabatan yg telah kita bina runtuh begitu sahaja
Luka yg terpendam
Sedih yg teramat
Aku berdoa agar aku dapat melupakan dia sepenuhnya buat selama-lamanya

Amin




No comments: